
Seorang pelajar perempuan meninggal dunia setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Senin sore, 10 Agustus 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB dan mendapat penanganan dari kepolisian setempat. (https://www.metrotvnews.com)
Korban diketahui berjenis kelamin perempuan dan masih berstatus pelajar. Dalam keterangan kepolisian, korban berusia 16 tahun dengan inisial A. Polisi menyebut korban ditemukan di area rel setelah tertemper rangkaian Commuter Line yang melintas di kawasan Stasiun Jurangmangu.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Petugas juga meminta keterangan dari pihak-pihak yang berada di Stasiun Jurangmangu saat peristiwa berlangsung. (https://www.metrotvnews.com)
Insiden tersebut turut berdampak terhadap perjalanan KRL lintas Tanah Abang–Rangkasbitung. Proses penanganan korban dan pengamanan area rel membuat perjalanan kereta sempat mengalami gangguan. Setelah proses penanganan dilakukan, perjalanan Commuter Line kembali dapat dilanjutkan.
Hingga laporan terbaru, penyebab korban berada di area rel belum dapat dipastikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan melakukan penyelidikan untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai kejadian tersebut. Karena itu, masyarakat diimbau tidak membuat kesimpulan atau menyebarkan spekulasi sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang. (https://www.metrotvnews.com)
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di kawasan perkeretaapian. Penumpang perlu mengikuti aturan keselamatan, tetap berada di area yang diperbolehkan, serta memperhatikan arahan petugas ketika berada di stasiun maupun peron.
Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/pelajar-perempuan-tewas-tertemper-krl-di-stasiun-jurangmangu