Banyak Jalan Menuju Universitas MH Thamrin, dari Jakarta, Bekasi, dan Bogor

Banyak Jalan Menuju Universitas MH Thamrin, dari Jakarta, Bekasi, dan Bogor

JAKARTAMENDAFTAR SEBAGAI MAHASISWA BARU DI UNIVERSITAS MH THAMRIN Diberikan kemudahan akses menuju kampus menjadi salah satu pertimbangan penting masyarakat dalam memilih perguruan tinggi. Bagi calon mahasiswa yang tinggal di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Bogor, Universitas Mohammad Husni Thamrin atau UMHT Jakarta dinilai memiliki lokasi yang strategis karena dapat dijangkau melalui berbagai pilihan transportasi umum.


Universitas MH Thamrin memiliki dua lokasi kampus, yaitu Kampus Pusat di Jalan H. Bokir Bin Dji’un—sebelumnya Jalan Raya Pondok Gede—Nomor 23–25, Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, serta Kampus Salemba di Jalan Salemba Tengah Nomor 5, Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Kedua alamat tersebut tercantum dalam informasi resmi Universitas MH Thamrin.


Banyak Pilihan Akses Menuju Kampus di Jakarta

Lokasi Kampus Pusat UMHT di kawasan Kramat Jati memberikan keuntungan bagi calon mahasiswa dari berbagai wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya. Kampus ini relatif mudah dijangkau dari kawasan Cawang, Cililitan, Kramat Jati, Kampung Rambutan, Halim, Pondok Gede, Pinang Ranti, Cibubur, Pasar Minggu, hingga Kampung Melayu.


Masyarakat dapat menggunakan kendaraan pribadi, transportasi daring, angkutan lingkungan, Mikrotrans, maupun bus Transjakarta. Sejumlah layanan transportasi umum diketahui melintasi atau menjangkau kawasan sekitar Kampus Pusat UMHT, termasuk rute dari Cililitan, Cilangkap, Kampung Rambutan, Pondok Gede, dan Cawang. Informasi transportasi publik juga mencatat beberapa rute bus dan angkutan yang berhenti di sekitar Kampus A Universitas MH Thamrin.


Sementara itu, Kampus Salemba mudah diakses dari wilayah Senen, Matraman, Cikini, Manggarai, Jatinegara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur. Kawasan Salemba dilayani oleh sejumlah angkutan umum, termasuk layanan Transjakarta dan Mikrotrans yang melewati Salemba Raya, Matraman, Cikini, serta Kampung Melayu. Rute Kampung Melayu–Tanah Abang melalui Cikini, misalnya, melayani puluhan titik pemberhentian di kawasan tersebut.


Pilihan Busway dan LRT bagi Mahasiswa dari Bekasi

Bagi masyarakat Bekasi Barat, Bekasi Timur, Jatiasih, Jatibening, Cikunir, Pondok Gede, Summarecon Bekasi, dan Jati Mulya, akses menuju Kampus Pusat UMHT dapat dilakukan melalui LRT Jabodebek lintas Bekasi.

Penumpang dapat menggunakan LRT dari Stasiun Jati Mulya, Bekasi Barat, Cikunir 2, Cikunir 1, atau Jatibening Baru, kemudian turun di Stasiun Halim atau Cawang. Dari kawasan Halim atau Cawang, perjalanan dapat dilanjutkan dengan Transjakarta, Mikrotrans, angkutan umum, transportasi daring, atau kendaraan pengumpan menuju Jalan Raya Pondok Gede dan Kampus Pusat UMHT.


Lintas Bekasi LRT Jabodebek memang menghubungkan Jati Mulya dan Bekasi Barat dengan kawasan Halim, Cawang, Ciliwung, Cikoko, Pancoran, Kuningan, Rasuna Said, Setiabudi, dan Dukuh Atas.

Selain LRT, masyarakat Bekasi juga mempunyai pilihan menggunakan bus Transjabodetabek. Rute B11 Summarecon Bekasi–Cawang, misalnya, melayani kawasan Summarecon Bekasi, Kayuringin, Mega Mall Bekasi, Tol Bekasi Barat, Jatibening, dan Cawang. Setelah tiba di Cawang, calon mahasiswa dapat melanjutkan perjalanan menuju Kampus Pusat UMHT menggunakan angkutan pengumpan.


Untuk menuju Kampus Salemba, penumpang dari Bekasi dapat menggunakan LRT sampai Cawang atau Dukuh Atas, kemudian melanjutkan perjalanan dengan Transjakarta atau moda lain menuju Matraman dan Salemba. Alternatif lainnya adalah menggunakan KRL dari Stasiun Bekasi menuju Jatinegara atau Manggarai, lalu berpindah ke transportasi umum yang menuju kawasan Salemba.


Akses dari Bogor melalui KRL dan LRT

Masyarakat dari Bogor, Cilebut, Bojonggede, Citayam, Depok, Depok Baru, dan Universitas Indonesia juga memiliki sejumlah pilihan perjalanan menuju UMHT Jakarta.

Untuk menuju Kampus Pusat, mahasiswa dapat menggunakan KRL Commuter Line lintas Bogor dan turun di Stasiun Cawang. Stasiun Cawang memiliki integrasi dengan layanan LRT Jabodebek, sehingga penumpang dapat memilih melanjutkan perjalanan melalui jaringan LRT, bus, atau angkutan pengumpan menuju kawasan Kramat Jati dan Pondok Gede. KAI Commuter menyebut Stasiun Cawang sebagai salah satu titik integrasi antara Commuter Line dan LRT Jabodebek.


Untuk menuju Kampus Salemba, penumpang dari Bogor dapat turun atau transit di Manggarai, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Matraman, Paseban, atau Salemba menggunakan Transjakarta, Mikrotrans, transportasi daring, maupun angkutan umum lainnya.

KRL lintas Bogor menghubungkan Bogor dengan Manggarai dan Jakarta Kota. KAI Commuter pernah mencatat waktu perjalanan Bogor–Manggarai sekitar 62 menit setelah dilakukan peningkatan kecepatan perjalanan. Waktu sebenarnya tetap dapat berubah sesuai jadwal, kepadatan penumpang, antrean transit, dan kondisi operasional.


Perkiraan Waktu Perjalanan Menuju UMHT

Berikut gambaran perkiraan waktu perjalanan menggunakan kombinasi transportasi umum. Perhitungan bersifat estimasi dan belum termasuk waktu menunggu kendaraan, berjalan kaki, mencari angkutan lanjutan, maupun gangguan lalu lintas.

Dari wilayah Jakarta menuju Kampus Pusat:

  1. Cawang atau Cililitan: sekitar 15–30 menit.
  2. Kampung Rambutan atau Pinang Ranti: sekitar 20–40 menit.
  3. Kampung Melayu atau Jatinegara: sekitar 30–50 menit.
  4. Pasar Minggu atau Jakarta Selatan: sekitar 40–70 menit.
  5. Jakarta Pusat: sekitar 45–75 menit.

Dari wilayah Bekasi menuju Kampus Pusat:

  1. Jatibening atau Pondok Gede: sekitar 25–45 menit.
  2. Bekasi Barat atau Kayuringin: sekitar 45–75 menit.
  3. Bekasi Timur atau Jati Mulya: sekitar 55–90 menit.

Dari wilayah Bogor menuju Kampus Pusat:

  1. Bogor menuju Cawang menggunakan KRL, kemudian angkutan lanjutan: sekitar 80–120 menit.
  2. Bojonggede atau Citayam: sekitar 60–100 menit.
  3. Depok atau Universitas Indonesia: sekitar 45–80 menit.

Menuju Kampus Salemba:

  1. Dari Cawang, Jatinegara, atau Kampung Melayu: sekitar 25–50 menit.
  2. Dari Bekasi melalui KRL atau LRT dan angkutan lanjutan: sekitar 60–100 menit.
  3. Dari Bogor melalui KRL dan transit di Manggarai: sekitar 80–110 menit.
  4. Dari Jakarta Pusat, Senen, Cikini, atau Matraman: sekitar 10–35 menit.

Perkiraan tersebut sebaiknya diperiksa kembali melalui aplikasi perjalanan pada hari keberangkatan karena waktu tempuh pada jam sibuk pagi dan sore dapat lebih panjang.


Mendukung Fleksibilitas Mahasiswa yang Sudah Bekerja

Kemudahan akses transportasi juga menjadi nilai tambah bagi calon mahasiswa yang telah bekerja. Pegawai dari kawasan perkantoran Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Cawang, Kuningan, Sudirman, Bekasi, maupun Bogor dapat merencanakan perjalanan kuliah dengan memadukan KRL, LRT Jabodebek, Transjakarta, dan angkutan pengumpan.

Banyaknya alternatif moda membuat perjalanan tidak sepenuhnya bergantung pada kendaraan pribadi. Ketika terjadi kemacetan di jalan raya, mahasiswa dapat memilih moda berbasis rel. Sebaliknya, apabila lokasi tempat kerja tidak berdekatan dengan stasiun, mahasiswa masih dapat menggunakan busway, Mikrotrans, atau transportasi daring.

Bagi pegawai yang mempertimbangkan kuliah sambil bekerja, waktu perjalanan, jadwal perkuliahan, lokasi program studi, dan pilihan kelas perlu dikonsultasikan terlebih dahulu kepada bagian Penerimaan Mahasiswa Baru UMHT. Dengan demikian, calon mahasiswa dapat memilih pola kuliah yang paling sesuai dengan jam kerja dan tempat tinggalnya.


Lokasi Strategis Menjadi Pertimbangan Calon Mahasiswa

Akses dari Jakarta, Bekasi, dan Bogor menunjukkan bahwa lokasi UMHT tidak hanya strategis bagi warga Jakarta Timur dan Jakarta Pusat, tetapi juga bagi masyarakat di berbagai daerah penyangga ibu kota.

Kampus Pusat lebih dekat dengan simpul transportasi kawasan Cawang, Cililitan, Halim, Kampung Rambutan, dan Pondok Gede. Adapun Kampus Salemba berada dekat kawasan pendidikan dan layanan publik Salemba, Paseban, Senen, Matraman, serta Cikini.


Kombinasi lokasi kampus yang strategis, pilihan busway dan LRT, integrasi dengan KRL, serta kemungkinan mengatur perjalanan bagi pegawai menjadi alasan masyarakat Jakarta, Bekasi, dan Bogor mempertimbangkan Universitas MH Thamrin Jakarta sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi.

Sebelum berangkat, calon mahasiswa disarankan memeriksa lokasi penyelenggaraan program studi, jadwal transportasi, dan kondisi perjalanan melalui kanal resmi UMHT serta aplikasi transportasi publik.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/banyak-jalan-menuju-universitas-mh-thamrin-dari-jakarta-bekasi-dan-bogor

Posting Komentar

Send Whatsapp Query